Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Elon Musk Batal Beli Twitter Rp650 Triliun, Sahamnya Susut 4%?

Ada-ada saja berita dari Elon Musk yang batal beli Twitter setelah buat kehebohan akhir-akhir ini. Disisi lain, tau gak? ada ETF BITI yang tumbuh lebih dari 300% dalam satu minggu.

No Deal! Elon Musk Batal Beli Twitter Rp650 Triliun

Elon Musk telah menarik dirinya dari kesepakatan pembelian Twitter. Beberapa hal jadi biang kerok di balik keputusan orang terkaya dunia itu batal membeli Twitter.

Salah satunya adalah banyaknya 'bot' yang ada di dalam Twitter.  Padahal sebelumnya Elon Musk mengatakan akan mengatasi dan memperbaiki masalah bot pada Twitter. Musk awalnya mengatakan dia akan memperbaiki masalah bot. 

Namun, masalah yang sama justru dia katakan sekarang sebagai alasan utama pembatalan kesepakatan (pembelian Twitter)," kata seorang sumber dikutip dari CNN, Senin (11/7/2022).

Setelah mengumumkan diri ingin keluar dari kesepakatannya untuk membeli Twitter, Elon Muskmenghabiskan akhir pekan di Idaho pada gelaran Sun Valley Conference. Di sana dia berbicara di atas panggung.

Pantau 3 Saham Pekan Ini: Delta Air Lines, JPMorgan Chase, Tesla

Di tengah kekhawatiran inflasi dan kebijakan moneter AS, di bawah ini adalah tiga saham untuk dipantau  minggu ini:

1. Delta Air Lines

Delta Air Lines Inc akan melaporkan pendapatan Q2 2022 pada hari Rabu (13/07) sebelum pasar dibuka. Rata-rata, analis memprediksi laba $1,65 per saham atas penjualan $12,23 miliar.

2. JPMorgan Chase & Co.

JPMorgan Chase & Co dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan Q2 2022 pada hari Kamis (14/07) sebelum pasar dibuka. Analis memperkirakan $2,94 per saham laba atas penjualan $31,82 miliar.

3. Tesla

Saham pembuat kendaraan listrik terbesar di dunia Tesla Inc mungkin akan melakukan beberapa tindakan setelah CEO-nya Elon Musk mengatakan dia berencana untuk membatalkan kesepakatannya untuk membeli Twitter Inc seharga $44 miliar atau $54,20/saham.

ETF “BITI” Tumbuh Lebih Dari 300% dalam Satu Minggu

BITI sekarang memegang eksposur singkat bersih yang setara dengan 3.811 BTC, naik dari hanya 937 BTC pada 27 Juni.

Bitcoin Short ETF (BITI) ProShares tumbuh sebesar 306% minggu lalu, memperkuat posisinya sebagai ETF Bitcoin terbesar kedua di Amerika Serikat.

BITI sekarang memegang eksposur singkat bersih yang setara dengan 3.811 BTC, naik dari hanya 937 BTC pada 27 Juni, menurut Arcane Research. Sebagian besar arus masuk baru tiba pada 29 Juni dan 30 Juni—1684 BTC dan 700 BTC, masing-masing.

Analis Prediksi Bitcoin Naik Pekan Ini! Siap Serok?

Salah satu analis ternama di dunia kripto, MichaĆ«l van de Poppe menyatakan melalui Twitter bahwa Bitcoin pekan ini akan naik tinggi. 

Menurutnya, pekan ini akan terjadi apresiasi tertinggi sejak tiga bulan terakhir karena harga telah mencapai daerah batas bawah yang kuat setelah koreksi di akhir pekan.

Ia menyatakan bahwa saat ini Bitcoin memperlihatkan potensi apresiasi akibat analisis teknikal serta faktor sentimen berita yang sedang sepi layaknya kondisi pada “pemakaman”.

Maksud dari pernyataan “pemakaman” tersebut adalah saat ini tidak banyak sentimen negatif atau positif yang menurutnya menjadi pertanda adanya ruang gerak naik karena tidak ada gangguan berita. 

Posting Komentar untuk "Elon Musk Batal Beli Twitter Rp650 Triliun, Sahamnya Susut 4%?"