Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Google Cloud Kembangkan Web3 Buat BNB Melambung

BNB x Google Cloud membuat kesan positif untuk para investor dengan kerja sama Web3nya yang didukung dengan kenaikan BNB sampai hari ini. Tapi... saham Ford anjlok buat investor fomo dan lakukan aksi jual sampai turun 4%. Ada apa ya?

Google Cloud Kembangkan Web3 Buat BNB Melambung

BNB X Google Cloud Rencanakan Kerjasama Web3, BNB Gaspol Melambung?


BNB bermitra dengan Google Cloud untuk rencanakan kerjasama untuk perkembangan Web3. Mengutip laman Coinmarketcap, Sabtu (17/9/2022), harga BNB coin naik 0,63% dalam 24 jam terakhir. Diluncurkan pada Juli 2017, Binance adalah pertukaran kripto terbesar secara global berdasarkan volume perdagangan harian.

Jaringan Binancek saat ini mencakup Binance Chain, Binance Smart Chain, Binance Academy, Trust Wallet, dan proyek Penelitian, yang semuanya menggunakan kekuatan teknologi blockchain untuk menghadirkan keuangan era baru.

Baru-baru ini, BNB Chain, menjalin kemitraan dengan Google Cloud untuk mendukung perkembangan Web3 dan startup blockchain. Proyek berbasis BNB Chain sekarang dapat mengakses infrastruktur Google Cloud, termasuk kemampuan untuk menganalisis data on-chain dan mengenkripsi informasi melalui Google Cloud.

Sekitar 150 proyek di bawah program akselerator yang berfokus pada BNB juga akan mendapatkan percepatan akses ke program dukungan startup Google Cloud.

"Google Cloud adalah pemutar Web2 yang sangat bagus dan benar-benar telah melakukan banyak hal terkait Web3. Penting bagi kami untuk bekerja dengan pemain besar yang memiliki visi besar, kami memiliki DNA dan visi yang sama," kata Direktur Investasi BNB Chain, Gwendolyn Regina, mengutip laman CoinDesk.

Kerja sama terbaru dengan BNB Chain ini menyusul langkah percepatan Google ke dunia Web3. Awal tahun ini, Google Cloud menambahkan layanan deteksi ancaman malware penambangan kripto dan meluncurkan Tim Aset Digital khusus yang baru.

Pada saat penulisan, terpantau harga BNB berada di naik +7.97 atau 0,20%.
Pengguna Kripto di Asia Mencapai 130 Juta, Terbanyak di Dunia?

Menurut penelitian dari TripleA yang berbasis di Singapura, tingkat kepemilikan kripto global mencapai rata-rata 4,2% pada 2022, yang berarti ada lebih dari 320 juta pengguna aset digital di seluruh dunia.

Memimpin biaya adopsi kripto global adalah AS dengan 46 juta pengguna, diikuti oleh India dan Pakistan dengan masing-masing 27 juta dan 26 juta pengguna.

Berdasarkan benua, penelitian ini mengungkapkan Asia berada di depan kurva dengan 130 juta pengguna kripto. Afrika menempati posisi kedua dengan 53 juta pengguna kripto diikuti oleh 51 juta pengguna di Amerika Utara.

Menurut penelitian, pertumbuhan pengguna kripto sejak 2014 tampaknya mengikuti lintasan adopsi internet pada 1990-an. Adapun Bitcoin (BTC), penelitian ini menyoroti nilai kripto terkemuka berdasarkan kapitalisasi pasar tumbuh 540.000% mengejutkan dari 2012 hingga 2021.

“Bitcoin mencapai tingkat pertumbuhan tahunan 60% pada 2021 dan pasar kripto diprediksi akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 56,4% dari 2019 hingga 2025,” isi laporan tersebut, dikutip dari Daily Hodl, Senin (19/9).

Melihat dampak kripto di berbagai industri, penelitian ini menyoroti 85% bisnis yang berbasis di AS mengatakan memungkinkan pembayaran aset digital adalah prioritas tinggi.

Selain itu, bisnis yang menerima pembayaran kripto menyaksikan peningkatan rata-rata laba atas investasi sebesar 327% dan lonjakan pelanggan baru hingga 40%.

Saham Ford turun lebih dari 4% Karena Biaya Pasokan Naik $1 Miliar?


Investor Kena FOMO?

Saham Ford ditutup Selasa di $13,09 masing-masing, turun 12,3%. Pembuat mobil Detroit kehilangan sekitar $7 miliar dari nilai pasarnya menjadi terburuk saham berdasarkan persentase sejak 28 Januari 2011. Setelah pasar ditutup Senin (19/9) perusahaan mengatakan masalah pasokan mengakibatkan kekurangannya suku cadang yang mempengaruhi sekitar 40.000 hingga 45.000 kendaraan, terutama truk dan SUV dengan margin tinggi yang belum dapat menjangkau dealer.

Terlepas dari masalah biaya tambahan, Ford menetapkan ekspektasi untuk laba penyesuaian kuartal ketiga sebelum bunga dan pajak berada di kisaran $1,4 miliar hingga $1,7 miliar. Jadi, bagaimana menurut kamu?

Wall Street Lesu Jelang Rilis Pertemuan The Fed, Keep Watching!

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan Selasa, 20 September 2022 seiring aksi jual yang meningkat. Di sisi lain, investor juga bersiap untuk kenaikan suku bunga besar lainnya dari bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) yang dirilis Rabu pekan ini.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones turun 313,45 poin atau 1,01% ke posisi 30.706,23. Indeks S&P 500 susut 1,13% ke posisi 3.855,93. Indeks Nasdaq melemah 0,95% menjadi 11.425,05.

The Federal Open Markets Committee (FOMC) memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa, 20 September 2022. The Fed diperkirakan mengumumkan kenaikan suku bunga 0,75%. Wall street alami koreksi dalam beberapa pekan terakhir seiring komentar dari ketua the Federal Reserve (the Fed). Selain itu, laporan inflasi Agustus 2022 yang tiba-tiba memanas menyebabkan pelaku pasar bersiap untuk tingkat bunga tinggi hingga inflasi mereda.

Suku bunga tinggi menekan saham. Sementara itu, imbal hasil obligasi AS bertenor dua tahun melonjak 3,99%, level tertinggi sejak 2007. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai 3,6%.

Posting Komentar untuk "Google Cloud Kembangkan Web3 Buat BNB Melambung"